domain .id

Kenapa ya, situs-situs dengan domain .id begitu lama buat ditampilkan di browser ? Apalagi diakses dari komputer kantor saya, yang harus lewat 2 proxy. Kalo alasannya bandwidth kita yang serba terbatas, yang jadi pertanyaan adalah kenapa harus begitu ? Wong mbuka .tk aja bisa cepet. Tokelau itu emang negara dimana? Bisa dibilang ndak ada apa-apanya dibanding Indonesia, wong “merdeka” aja belom.

Kalo mbaca-mbaca artikel-artikel ataupun uneg-uneg orang tentang masalah ini, contohnya disini, emang ngenes… Gimana ndak ngenes ? Wong yang dibahas masalah punya negeri kita sendiri, Indonesia tercinta, tapi ndak ada yang bisa dibanggain.

Mau men-jlentreh-kan semua masalahnya… ndak sanggup nyebutinnya… di samping karena malu, juga karena saking banyaknya….

Bukannya mau nurutin kata-kata Kanjeng Mas Roy Suryo, namun, sempet saya pengen pake domain .id, pengen bangga pake itu, tapi, sementara ditunda dulu, nunggu sampe kebanggaan itu muncul.

Sigh… sedih….

7 Tanggapan

  1. Kayaknya .id masih belum bayar tuh, daftar aja dulu yang web.id, aku ajah dah daftar maseko.web.id modal scan ktp doang..

  2. Domain .id atau .tk dan domain-domain negara lain disebut dengan CCTLD (Country Code Top Level Domain). CCTLD tidak menentukan lokasi server tersebut. CCTLD pada dasarnya hanya mencirikan pemilik dari alamat tersebut. Memang ada kecendrungan dari pemakai domain .id untuk menaruh server di Indonesia, karena memang .id masih murni digunakan untuk keperluan di Indonesia, walaupun boleh saja saya yang memiliki server dengan alamat .id menaruh server saya di Amerika Utara. Lain halnya dengan .tk. Domain ini disediakan gratis untuk siapa saja di seluruh dunia. Oleh karena itu cukup banyak server-server berdomain .tk ditaruh di hosting-hosting gratis. Oleh karena sebagian besar hosting gratis berada di Amerika Utara atau Eropa Barat. Oleh karena itu, secara statistik memang kemungkinan server-server berdomain .tk lebih cepat diakses dari Amerika Utara dan Eropa Barat jika dibanding dengan server berdomain .id.

  3. wuih
    dapet ilmu banyak nih dari mas Adhisimon nih…..
    boleh ga mas, saya tambahin nama sampiyan di blogroll saya ?

  4. bener emang domain dot-id tidak mencerminkan lokasi server suatu domain, hal ini yang seringkali salahkaprah bahkan oleh media massa besar sekalipun.

    rasanya kalo dibilang ndak ada lagi yang bisa dibanggain dari Indonesia, kok ya rasanya ndak seperti itu. Menurut pendapatku sih, itu semua tergantung dari cara pandang kita sendiri dalam menilai segala sesuatunya. Prinsip saya: kalo kita nyari kejelekannya, ya cuman jeleknya yang akan terlihat. Kalo kita nyari baeknya, ya cuman baeknya aja yang terlihat, tapi kalo kita mau menilai kedua-duanya secara proporsional, yang baik buruknya (semua) yang akan kita dapet. Kalo bukan rakyat Indonesia sendiri yang cinta dengan Negaranya (terlepas apapun keadaannya), siapa lagi yang harus mencintai Negara ini???

  5. Bisa aja mas haisor ini…
    Mengenai blogrol, ya itu terserah anda.. malah saya yang diuntungkan karena bisa menaikkan pagerank saya😀

  6. Sebenarnya saya seneng kalau top level domain ID bisa dijual. ID = Identity. Daripada make .NAME, kan mending pakai ID. Ya nggak? Misalnya kombor.id

    Saya pingin nulis soal ini sebenarnya tapi takut dikira sok tahu, makanya saya diem saja.

  7. @Kang Kombor

    Saya pingin nulis soal ini sebenarnya tapi takut dikira sok tahu, makanya saya diem saja.

    Jangan malu mas, tulis aj ! namanya juga blog….
    he he he
    terserah orang mau bilang apa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: